Menindaklanjuti pertanyaan dari Rizki DW pada posting Antropologi.
Rizki DW (T) : Adakah pengertian dari etnopsikologi, antropologi spesialisasi dan submaterinya, dan antropologi terapan ?
Admin (J) : Ada. Pengertiannya masing-masing sebagai berikut :

Etnopsikologi adalah bagian Antropologi yang lebih menekankan aspek kejiwaan dari suatu suku bangsa, contoh kongkrit yang bias kita temukan di masyarakat, misalnya bila kita menyaksikan sinetron, disana digambarkan bagaimana etnis jawa lebih sabar/nrimo/lemah lembut dibandingkan etnis batak. Adanya penilaian masyarakat terhadap etnis tersebut karena pengamatan dalam masyarakat yang mewujudkan hal tersebut walaupun tidak berlalu secara mutlak untuk setiap orang.

 

Antropologi Spesialisasi itu berkembang karena adanya perubahan-perubahan dalam masyarakat yang menuntut pendekatan Antropologi kependudukan, Antropologi pendidikan, Antropologi Perkotaan, Antropologi pedesaan, Antropologi hokum, Antropologi Kesehatan. Dalam hal ini banyak masalah yang sebetulnya dapat diselesaikan bila yang dipakai adalah pendekatan Antropologi. Misalnya untuk mensosialisasikan bidan/dokter kedaerah terpencil yang masih percaya pada dukun. Pemerintah tidak bisa hanya dengan mengirimkan bidan/dokter ke daerah tersebut dan meminta masyarakat untuk berobat kepada mereka dan tidak lagi ke dukun. Tapi dengan pendekatan Antropologi budaya, hal ini menjadi lebih mudah karena masyarakat tidak bias dipaksa berubah tiba-tiba.

 

Antropologi terapan merupakan cabang Antropologi yang belum lama dikenal yang muncul untuk menjawab tantangan zaman. Antropologi terapan ini diadakan untuk langsung diaplikasikan sesuai situasi dan kondisi. Misalnya; pasukan militer yang di tugaskan ke daerah konflik, mereka perlu dibekali dengan Antropologi yang langsung bias diaplikasikan di daerah konflik sehingga misi yang mereka embank dapat tercapai. Sejarah mencatat bahwa kekerasan tidak dapat dikalahkan dengan kekerasan. Dengan mengenal dan mengetahui bagaimana masyarakat dan budaya daerah konflik, maka perdamaian akan terwujud.

 

Antropologi adalah ilmu dimana masyarakat sebagai subyek dan budaya sebagai obyek maka Antropologi tidak dapat diterapkan secara absolute dan mandiri. Terkadang kita harus mengabungkan beberapa cabang ilmu Antropologi untuk menjawab permasalahan yang ada. Dan Antropologi akan terus berkembang seiring dengan masyarakat yang selalu berubah. (rok)